Senyum


Senyuman adalah gambaran dari isi hati seseorang, yang menggerakkan perasaan dan memancar pada wajah seperti sebuah cahaya, seakan berbicara dan memanggil sehingga hati yang melihatnya akan tertarik. Itulah dahsyatnya sebuah senyuman! Tentu sangat berbeda dengan wajah yang selalu cemberut, masam dan jarang senyum. Rasulullah bersabda “senyummu dihadapan saudaramu adalah sedekah”, hadist tersebut menandakan bahwa ada seulas senyuman yang merupakan amalah ringan tapi sangat bernilai pahalanya di sisi Allah.
Subhanallah, dengan sebuah senyuman saja, akan membentuk kita sebagai pribadi yang menyenangkan. Tentu kita semua ingin seperti itu kan? Tanpa mau di cap sebagai orang yang menyebalkan, kaku dan judes. Namun sayangnya, kita masih jarang tersenyum bila bertemu dengan saudara kita. “Meski engkau hanya menjumpai saudaramu dengan wajah berseri” (hadits), begitu pelitnya!
Biasanya orang yang suka berwajah muram durja, tidak akan bisa melihat keindahan dunia, karena memang selalu ia isi dengan keseriusan, kekakuan, wajah dengan kerutan di dahi yang memancarkan ketidak bahagianya dalam menjalani hidup. Padahal hidup ini indah, lo? Lalu kenapa harus dihiasi dengan wajah kita yang sedih nan layu? Pernahkah kita berpikir tentang apa yang seharusnya dilakukan untuk menyenangkan orang lain dengan senyuman terindah kita?.
Budaya senyum memang berlaku di mana-mana. Namun dalam pelaksanaannya tidak semua orang mampu melakukannya dengan secara tulus dan penuh makna. Karena senyuman yang tulus ikhlas tidak sama dengan yang hanya numpang lewat tak bermakna, dibuat-buat, sebagai alat untuk memikat, topeng agar terlihat akrab dan hormat atau yang lainnya. Senyuman itu tak ada harganya lagi bila hati kita tidak ada sebuah ketulusan sama sekali. Kita mungkin bisa saja terpesona dengan sebuah senyuman yang manis, indah nan menggoda hati tapi di balik itu semua ternyata hatinya penuh dengan kebencian yang tersembunyi. Na’uzubillah deh!

Mari kita hiasi hidup ini dengan senyuman, berusahalah untuk selalu tersenyum bahagia, hilangkan rasa sedih di hatimu dan jadilah pribadi yang murah senyum mulai dari sekarang! Ok??! ^_^

IMMawati Eka Sukmawati
Kabid Sosek PC IMM Bima

Read More..
posted under | 0 Comments

Kiamat Sudah Dekat!!!

“Sesungguhnya janji Allah itu adalah benar,
Maka janganlah kalian tertipu oleh kehidupan dunia“

Kita telah tenggelam dalam lautan maksiat, dan waktu telah begitu lama berjalan sementara kita masih saja lalai dan berpaling dari Allah, hingga akhirnya kita memiliki hati yang tidak lagi dapat memahami keruangan benaran, mata yang tidak lagi mampu melihat, telinga yang tidak lagi mampu mendengar dengan benar, seakan-akan kita bersandar pada dunia untuk selama-lamanya.

Dalam banyak ayat di dalam Al-Qur’an Allah SWT, memberikan peringatan kepada kita sekalian agar jangan terlalu sering tertipu dengan kenikmatan dunia yang segera punah itu, sebab jauh di sana sebuah hari keabadian sedang menatikan kedatangan kita untuk menjalani hisab, perhitungan dengan pembalasan.
Tidakkah kalian perhatikan wahai manusia yang punya hati!!!! Dengan tegas Allah menyeru kepada kita sekaligus memperingatkan “Bahwa Sesungguhnya janji Allah itu adalah benar, maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu dan sekali-kali janganlah syaithan menipu, memperdaya kamu tentang Allah (Fathir: 5) dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main dan sesungguhnya akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya kehidupan kalau kamu mengetahui (Al-Ankabut : 6) Rasulullah SAW telah bersabda: “Seandainya dunia di sisi Allah senilai dengan selembar sayap nyamuk, maka tidak seorang kafirpun yang di perbolehkan untuk meneguk seteguk air“

Saudara-Saudaraku seiman dan seaqidah !
Tidakkah kalian mengambil pelajaran dari kehidupan kalian, hari berlalu begitu cepat seakan-akan kilat yang menyambar-nyambar, tahun silih berganti bagai malam dengan siang, apakah semua ini tidak cukup bagi kita untuk bahan renungan???

Akhirnya wahai saudaraku !!!
Ingatlah!!! bahwa dunia itu lebih kuat sihirnya terhadap hati seorang hamba dari pada Dajjal, sekali-sekali tidaklah seorang hamba mengutamakan dunia kecuali dia akan membanting pipinya….maka janganlah dunia membuat anda jatuh tersungkur sehingga engkau akan menghadap Allah dalam keadaan terhina di atas keterpedayaan dunia.
Maka berhati –hatilah wahai saudaraku ……
Engkau begitu terobsesi dan berhasrat terhadap dunia
Apakah engkau tahu, wahai manusia yang tertipu, apa yang engkau kejar???
Jika seseorang terlalu keras untuk dunianya
Hingga terlalu lalai dari akhirat,
tidak ragu lagi adalah manusia yang rugi!!!

RENUNGKANLAH INI WAHAI SAUDARAKU …!!!
Dari Mana? Mau kemana? Apa tujuan hidupmu di dunia ini??


Ilham M. Ali, S.Pd.I
Kabid Dakwah PC IMM Bima

Read More..
posted under | 0 Comments

Bicara Adalah Kebutuhan


Bicara adalah kebutuhan.. Dengan bicara gagasan-gagasan yang tersimpan di kepala, dan emosi yang tersimpan di hati jadi bisa ditangkap oleh orang lain. Hal ini akan memberikan kepuasan tersendiri bagi kita. Apalagi bila kemudian gagasan dan emosi kita ini direspon oleh lawan bicara, tentu ini makin membuat kita merasa diperhatikan.

Begitu banyak orang yang merasa diterima di sebuah lingkungan hanya gara-gara dia bisa mendominasi pembicaraan atau karena orang-orang mau mendengarkan kata-katanya, juga mengagumi isi ceritanya. Respon yang positif ini akan mendorong seseorang untuk melakukaan hal yang sama di lain tempat dan waktu. Sebaliknya banyak orang yang merasa ditolak hanya gara-gara dia tidak bisa mengimbangi lawan bicaranya, atau tak ada yang mengagumi cerita-ceritanya, bahkan tak ada yang mau mendengarkan kata-katanya.

Dalam sebuah hadist disebutkan bahwa sesungguhnya kebanyakan dosa anak Adam berada pada lidahnya. Semua kata yang keluar dari lisan seorang muslim seharusnya punya konsekuensi yang lebih besar dan lebih bisa dipertanggungjawabkan. Ini disebabkan seorang muslim berbicara diawali dengan pemahaman atas apa yang dia bicarakan dan pemahaman atas konsekuensi-konsekuensi dari apa yang dia bicarakan, tidak hanya di dunia, tapi juga di akhirat. Pemahaman terhadap ilmu ini akan membuat seorang muslim bisa bijaksana memilah kata-kata yang tepat, sesuai dengan latar belakang dan kecenderungan orang yang diajak bicara.


Pengetahuan tentang konsekuensi atas apa yang dia bicarakan pun akan mendorong seorang muslim untuk menjaga lisannya agar hanya mengeluarkan kata-kata terbaik yang mengandung kemanfaataan dan keselamatan bagi orang lain. Bukan sekedar kata-kata basa-basi dengan harapan mendapat decak kagum dari orang lain. Bukan juga kalimat-kalimat manis yang diluncurkan hanya untuk tujuan-tujuan dan kepentingan pribadi, tanpa ada nilai manfaatnya bagi orang lain.

Dalam beberapa hal, ini masih bisa ditolerir pada batas-batas tertentu. Namun bila kemudian menjadi kebiasaan yang berkepanjangan dikhawatirkan bisa menjerumuskan kita pada kata-kata dusta tanpa kita sadari, hanya untuk tujuan ini; tujuan pengakuan dari orang lain. Sungguh, sebuah kebohongan yang kita ucapkan sekali, dan kemudian kita ulangi kedua kali bahkan sampai ketiga kalinya tanpa adanya penyesalan akan menjadikan kita terbiasa olehnya.

Satu kata kebaikan yang keluar dari lisan seorang muslim pun punya konsekuensi bahwa dialah orang pertama yang melaksanakan kata-katanya tersebut. Apa pun kata-kata itu; diucapkan langsung ataupun dalam bentuk tulisan. Bukan suatu yang mudah memang. Kadang tuntutan ini membuat kita jadi takut mengajak orang lain pada kebenaran. Akhirnya kita lebih memilih diam. Padahal satu kebaikan yang kita sebarkan melalui kata-kata kita, kemudian orang lain ikut melaksanakan, maka pahalanya akan mengalir kepada kita tanpa mengurangi pahala orang yang melaksanakannya sedikit pun. Apalagi jika kebaikan itu terus menyebar dan dilaksanakan oleh banyak orang, terus dan terus.

Begitu murahnya Allah memberikan balasan berlipat-lipat atas kebaikan yang telah kita ucapkan kepada orang lain, walau itu hanya sepatah kata. Jika kemudian Allah juga menuntut kita untuk melaksanakan kata-kata kita, itu bukan bermaksud untuk memberatkan, tapi untuk menunjukkan kepada kita bahwa apa pun yang keluar dari lisan kita akan dimintai pertanggungjawabannya.

Berbicara untuk kebaikan dan kemanfaatan akan mudah kita lakukan jika ini sudah menjadi kebiasaan.Tanpa diformat terlebih dahulu, semuanya akan mengalir dengan sendirinya. Mudah dan ringan. Tentu saja bagi yang belum terbiasa harus memformat awal semua kebaikan di dalam kepala dan hati kita, kemudian kita ingatkan diri kita untuk mengulanginya kembali, melaksanakan sedikit demi sedikit apa yang kita mampu, berulang-ulang, sampai kemudian menjadi kebiasaan yang keluar secara otomatis. Yang jelas memang butuh waktu dan proses. Dengan demikian gagasan-gagasan dan emosi yang tersimpan di kepala dan hati bisa kita keluarkan dengan lebih baik, tanpa menimbulkan kesia-siaan bagi diri kita juga bagi orang lain.

“Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat? Sangat besar kemurkaan Allah atas apa yang kamu katakan tapi tidak kamu perbuat.” (ash shaff : 2-3). Wallahu a’lam.


IMMawati Zuhrah
Bendahara Umum PC IMM Bima

Read More..
posted under | 0 Comments

Milad IMM

hari ini, tepat tanggal 14 maret 2010. Milad IMM.

suasana terlihat biasa saja, khususnya dilingkup PC IMM Bima. tak ada perayaan dan penyambutan istimewa untuk hari ini, berlalu layaknya hari biasa.

namun disalah satu sudut gedung mewah di kota Bima (GSG) terlihat aktivitas yang semakin meningkat dari hari-hari kemarin. ada pretest untuk calon peserta DAM ke IV, yang perkaderannya akan dilaksanakan pada tanggal 15-21 maret 2010.

ya, sudah dua tahun terakhir PC IMM Bima tidak merayakan Milad IMM. bukan karena mereka tidak tahu tentang waktu tepatnya milad IMM, tidak. tapi mungkin karena sudah ada persamaan persepsi bahwa kegiatan IMM tidak hanya menunggu hari-hari besar organisasi.

perkaderan Darul Arqam Dasar yang ke IV dilakukan dengan harapan dapat melahirkan kader-kader intelektual yang mampu memberikan kritik-kritik sosial, ekonomi, politik budaya dan lain-lain. dengan perkaderan ini, proses kader sebagai pelopor perubahan lebih dioptimalkan.

satu haarapan besar, semoga akan lahir kader-kader cendekia yang mampu melihat realitas gerakan, dimana setiap zamannya selalu berbeda.

milad IMM yang bertepatan dengan pelaksanaan perkaderan Darul Arqam madya ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat-semangat baru dan tunas melati baru yang akan membuat IMM semakin wangi dengan aktivitas serta hasil pemikiran kadernya.
usaha membentuk kader visioner yang didengungkan sejak dulu semoga tidak sampai disini saja, tapi juga nantinya akan ada berbagai kegiatan praksis yang akan mengasah sisi vicioner kader.
fastabiqul khairat!!


Kabid keilmuan PC IMM Bima,
IMMawati Husnatul Mahmudah

Read More..
posted under | 0 Comments

semangat baru IMM Bima

alhamdulillah, IMM Cabang Bima yang di nahkodai oleh IMMawan Ihlas pada periode 2009/2010 ini berjalan maju dan semakin dinamis. ini terlihat dari salah satuprogram baru yang di adakan oleh Kabid Sosek IMM cabang bima saat ini adalah pengadaan kursus jahit untuk immawati. ini dimaksudkan untuk membentuk imawati-immawati yang aktif, kreatif dan progresif. kegiatan ini sudh berjalan selama 3 bulan, dan semoga akan tetap eksis. ada banyak hal yang menjadi salah satu program prioritas IMM cabang Bima periode 2009/2010 ini, diantaranya dengan menciptakan kader-kader yang mampu mengembangkan bakat dalam bidang tulis-menulis, sehingga tidak hanya kemampuan oral yang akan diandalkan, karena memang menulis adalah senjata utama dalam lambang IMM yang tergambar dari perisai pena. usaha untuk mengembangkan kemampuan menulis ini kemudian diawali dengan Pelatihan Jurnalistik oleh kabid keilmuan, yang mana pesertanya adalah utusan dari masing-masing komisariat dan pimpinan cabang itu sendiri. kemudian dalam hal ini IMM cabang Bima telh mengupayakan terbitnya Majalah Kampus yang menjadi media penyalur aspirasi dan kretifitas mahasiswa, disamping itu juga mulai bulan februari 2010 akan diterbitkan juga buletin IMM sebagai upaya untuk mengantisipasi adanya kesenjangan dalam menerbitkan Media Kampus. karena memang adanya kendala dari segi pendanaan.  

keep spirit, fastabiqul khairat!!!

Read More..
posted under | 0 Comments
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

Popular Posts

Blog Archive

Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

    Translate


Recent Comments